semuanya pada pangil cinta..semuanya pada pangil sayang. padahal aku ngak ngeh ama mereka. sekali aku suka sama salah satu dari mereka..eh orang itu ga ada sinyal balik sama aku,,, akupun bingung. aku pengen banget kenal sama dia. tapi kalo dia ngak pernah kasi respon yang sama. sama aja ga.huuuufffftttt...
aku harus buat apa lagi? banyak yang perhatian, banyak yang mau..tapi ga ada satupun yang aku suka balik suka sama aku. yang ada malahan yang aku ga suka, kayaknya mereka pada berapi - api mo sayang sama aku, tapi mernurut penilaian aku usaha mereka masi cemen..malas aku...karena aku takut baru di sok bentar aja udah pada lari..hahhhh...kayaknya ga semuanya dech...aku pengen secepat mungkin mengakhiri tahun ini..bosen aku deger mereka pangilx kea g2...pegn muntah..iiiggghhhh
My Life
Selamat datang di dalam berbagai cerita di hidupku...
Selasa, 12 April 2011
Rabu, 06 April 2011
aku ingin mewujudkan
benar-benar aku masuk salah jurusan...
karena aku harus di ajar oleh dosen yang ga Takut TUHAN sama sekali...
semakin dekat dengan ambang kelulusan semuanya makin kuat aku rasakan. resah dan gelisah aku di sini...dengan tertatih aku melangkah untuk menyelesaikannya karena aku tak mau mengecewakan orang - orang di dekatku. aku tak tahu tangapan mereka ketika mereka tahu semua yang aku belajar bertolak belakang dengan FIRMAN TUHAN. untuk contoh AKUPUNTUR. wew...aku tahu semuanya terlarang. tapi di setiap mata kuliah aku di haruskan untuk tahu. jujur aku tak mau.
jangan lari dari itu, akupun harus di ajar oleh para dosen yach...memang jago dalam menganalisa. tapi Rokok dan minuman keras ga pernah lepas dari mereka. gimana aku mo jelasin ma ortu aku? GOD...tolong beri aku kekuatan agar aku bisa menjelasknnya kepada mereka...suatu saat nanti. karena aku tak mau mengecewakan mereka, TERLEBIH kepada-MU BAPA..
karena aku harus di ajar oleh dosen yang ga Takut TUHAN sama sekali...
semakin dekat dengan ambang kelulusan semuanya makin kuat aku rasakan. resah dan gelisah aku di sini...dengan tertatih aku melangkah untuk menyelesaikannya karena aku tak mau mengecewakan orang - orang di dekatku. aku tak tahu tangapan mereka ketika mereka tahu semua yang aku belajar bertolak belakang dengan FIRMAN TUHAN. untuk contoh AKUPUNTUR. wew...aku tahu semuanya terlarang. tapi di setiap mata kuliah aku di haruskan untuk tahu. jujur aku tak mau.
jangan lari dari itu, akupun harus di ajar oleh para dosen yach...memang jago dalam menganalisa. tapi Rokok dan minuman keras ga pernah lepas dari mereka. gimana aku mo jelasin ma ortu aku? GOD...tolong beri aku kekuatan agar aku bisa menjelasknnya kepada mereka...suatu saat nanti. karena aku tak mau mengecewakan mereka, TERLEBIH kepada-MU BAPA..
Senin, 04 April 2011
Karna Cinta Tak Segampang yang Kau Kira
Tak ku sangka sebuah pelarian menghasilkan sesuatu yang tak aku duga. Aku kira pelarianku dan persembunyianku di desa akan lebih aman. ternyata ada yang sudah mengintip aku dari kejauhan dan menjadikanku sasaran cintanya. kalau aku tak pikir panjang ini kampungnya orang aku bakalan tolak mentah - mentah. tapi untuk menjaga nama baikku sendiri, keluarga serta nama baik almamater aku open" aja. kalemku timbul waktu di desa. desa yang penuh dengan kenagan...Rambunan nama desanya. terdiri dari 6 jaga. dan aku juga meyda tinggal di jaga IV, di atas puncak ararat dan sangat berlimpah dengan sinyal. Ketika mereka yang lain dengan susah payah mencari sinyal di penginapannya masing - masing kita dengan mudahnya mendapatkan sinyal. hoho ^^
ternyata kedatangan kami di desa cukup menarik perhatian warga di sana..mulai dari anak-anak sampai pada orang tua yang boleh di bilang "oma dan opa". pada awalnya mereka tak mengerti siapa kami dan untuk apa kami di desa ini. tapi seiring waktu yang berjalamn dan terbilang cukup singkat membawa kami dekat dengan warga di desa ini. tapi aku cukup bersyukur karena kami cukup di terima di desa ini dan menjadi perhatian seluruh warga di desa ini, terlebih karena kedatangan tamu dari negeri Holland Simone and Brigit. dan rasa syukur itu masi terus berlanjut keluar dari hati aku ketika kami telah pulang dalam waktu tiga minggu saja, karena jika lebih lama kami di sana, kami bisa di minta untuk kwain dengan para pemuda desa sana...hahahhahaha
asut pada di asut. ternyata banyak anak muda desa yang ngefans ma kita-kita. wew...minggu pertama aja semua anak-anak udah pada teriak minta pulang. masuk minggu kedua, tak ku sangka ada pemuda desa yang nekat cari no hpku dan nelpon aku walalu malam sudah semakin larut. cek pada di cek ternyata pemuda jemaat di kampung itu. wew, males aku jadinya, tapi aku tangapi semuanya dengan santai. ternyata benar dugaanku selama ini, hanya berani di mulut saja. hanya mau mencintai diriku saja tanpa keberanian untuk memperjuangkanya di depan orang Tuaku. mental kerupuk...kenekatannya menciut dengan sentakan orang - orang di dekatku...haha..baru gitu udah menyerah apalagi nanti menghadapi masalah besar? mungkin bisa lari terbirit -birit tanpa ekor...wahahahhahahahhaha...kasian tu orang. mendigan ga usah lanjutin dari pada mentalmu makin hancir dengan sentakan aja???wew...aku takut kamu akan truma dengan kejadian ini dan akan ikat komitmen yang ngak - ngak. he
ternyata kedatangan kami di desa cukup menarik perhatian warga di sana..mulai dari anak-anak sampai pada orang tua yang boleh di bilang "oma dan opa". pada awalnya mereka tak mengerti siapa kami dan untuk apa kami di desa ini. tapi seiring waktu yang berjalamn dan terbilang cukup singkat membawa kami dekat dengan warga di desa ini. tapi aku cukup bersyukur karena kami cukup di terima di desa ini dan menjadi perhatian seluruh warga di desa ini, terlebih karena kedatangan tamu dari negeri Holland Simone and Brigit. dan rasa syukur itu masi terus berlanjut keluar dari hati aku ketika kami telah pulang dalam waktu tiga minggu saja, karena jika lebih lama kami di sana, kami bisa di minta untuk kwain dengan para pemuda desa sana...hahahhahaha
asut pada di asut. ternyata banyak anak muda desa yang ngefans ma kita-kita. wew...minggu pertama aja semua anak-anak udah pada teriak minta pulang. masuk minggu kedua, tak ku sangka ada pemuda desa yang nekat cari no hpku dan nelpon aku walalu malam sudah semakin larut. cek pada di cek ternyata pemuda jemaat di kampung itu. wew, males aku jadinya, tapi aku tangapi semuanya dengan santai. ternyata benar dugaanku selama ini, hanya berani di mulut saja. hanya mau mencintai diriku saja tanpa keberanian untuk memperjuangkanya di depan orang Tuaku. mental kerupuk...kenekatannya menciut dengan sentakan orang - orang di dekatku...haha..baru gitu udah menyerah apalagi nanti menghadapi masalah besar? mungkin bisa lari terbirit -birit tanpa ekor...wahahahhahahahhaha...kasian tu orang. mendigan ga usah lanjutin dari pada mentalmu makin hancir dengan sentakan aja???wew...aku takut kamu akan truma dengan kejadian ini dan akan ikat komitmen yang ngak - ngak. he
Langganan:
Komentar (Atom)











